BAHAN AJAR DIGITAL MEMBACA TEKS CERITA RAKYAT KALIMANTAN TENGAH BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN LITERASI KRITIS

Indra Perdana, Glory Kriswantara

Abstract


This research is devoted to producing digital teaching materials that support the ability to read with critical thinking. The product output is an Android-based Flipbook digital book. This digital book contains teaching materials for reading Central Kalimantan folklore with character to build a culture of critical literacy for students. This type of Research & Development (R&D) conducted by researchers is the result of adaptation of the theory of Borg and Gall. The adopted procedure was then simplified into five, namely: 1) analysis of teaching material needs; 2) product development in the form of an android based digital flipbook; 3) validation test by expert; 4) product revision, and 5) product trial. This research was conducted at SMA Negeri 6 Palangka Raya with the research subjects being class X students in the 2021/2022 academic year. Sources of data from this study were obtained through interviews and questionnaires to teachers and students. The collected data were analyzed using descriptive statistics. The results of the validation of the Indonesian language teacher obtained an average score of 3.65 from the aspect of content/material, language, presentation, graphics and media with a percentage of 73%. After the product developed entered the revision stage, a trial was conducted on 30 students of class X Bahasa for the 2021/2022 academic year at SMAN 6 Palangka Raya. The score obtained from the five aspects tested is 4.2 with an 84% achievement percentage. Based on field tests, the product in the form of a digital flipbook of Central Kalimantan folklore based on Android has met the criteria for supporting critical literacy, has character, is practical, and is effectively used in learning.

 

Keywords: digital teaching materials, folklore, critical literacy

 

Abstrak

 

Penelitian pengembangan ini dikhususkan untuk menghasilkan produk bahan ajar digital yang menunjang kemampuan membaca dengan pemikiran yang kritis. Luaran produk berupa buku digital Flipbook berbasis android. Buku digital ini memuat bahan ajar membaca cerita rakyat Kalimantan Tengah yang bermuatan karakter untuk membangun budaya literasi kritis siswa. Penelitian berjenis pengembangan atau Research & Development (R & D) yang diusung peneliti adalah hasil adaptasi dari teori Borg dan Gall. Prosedur yang diadopsi kemudian dilakukan penyederhanaan menjadi lima, yaitu: 1) analisis kebutuhan bahan ajar; 2) pengembangan produk berupa buku digital flipbook berbasis android; 3) uji validasi oleh ahli; 4) revisi produk, dan 5) ujicoba produk. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 6 Palangka Raya dengan subjeknya adalah siswa kelas X tahun pembelajaran 2021/2022. Sumber data dari penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan angket terhadap guru serta siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil validasi dari guru bahasa Indonesia diperoleh skor rata-rata 3,65 dari aspek isi/materi, bahasa, penyajian, grafis dan media dengan persentase 73%. Setelah produk yang dikembangkan memasuk tahap revisi, dilakukanlah ujicoba terhadap 30 orang siswa kelas X Bahasa tahun pembelajaran 2021/2022 SMAN 6 Palangka Raya. Perolehan skor dari kelima aspek yang diuji adalah 4,2 dengan capaian persentase 84%. Berdasarkan uji lapangan, produk berupa buku digital flipbook cerita rakyat Kalimantan Tengah berbasis android telah memenuhi kriteria menunjang literasi kritis, bermuatan karakter, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.

 

Kata-kata kunci: bahan ajar digital, cerita rakyat, literasi kritis

Keywords


bahan ajar digital, cerita rakyat, literasi kritis

Full Text:

PDF

References


Direktorat Tenaga Kependidikan. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Dwinuryati, Yustina dan Andayani. (2017). Kajian Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Cerita Rakyat Nyi Andan Sari dan Kiguru Soka. Jurnal Artefak: History and Education. Volume 4, Nomor 1, Halaman 15-22. Diperoleh dari https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/artefak/ article/view/731.

Halfian, Wa Laoda. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat I Laurang. Etnoreflika: Jurnal Sosial dan Budaya, Volume 8, Nomor 3, Halaman 186-194. Diperoleh dari ttp://journal.fib.uho.ac.id/index.php/etnoref lika/article/view/810.

Kaur, S. (2013). Critical Literacy Practices of English Majors in a Tertiary Institution. GEMA Online Journal of Language Studies. Volume 13, Nomor 2, Halaman 21-39. Diperoleh dari https://www.researchgate.net/publication/2 66618171_Critical_Literacy_Practices_of_ English_Majors_in_a_Tertiary_Institution.

Kaur, S., & Sidhu, G. K. (2014). Evaluating the Critical Literacy Practices of Tertiary Students. Procedia-Social and Behavioral Sciences, Volume 123, Halaman 44-52. Diperoleh dari https://core.ac.uk/download/pdf/ 82434675.pdf.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Pembukuan.

Kist, William. (2005). New Literacies in Action: Teaching and Learning in Multiple Media. New York: Teachers College Press.

Komariah, Yoyoh. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Cerita Rakyat Kuningan Terintegrasi Nilai Karakter dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMP. Deiksis - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Volume 5, Nomor 1. Diperoleh dari http://jurnal.ugj.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/910/0

Koo, Y.L., Wong, F.F. & Kemboja Ismail. (2012). Students ‟ Critical Consciousness Through Critical Literacy Awareness”. GEMA Online Journal of Language Studies. Volume 12, Nomor 1, Halaman 127-143. Diperoleh dari http://ejournal.ukm.my/gema/article/view/6 39.

Noor, Rohinah M. (2011). Pendidikan Karakter Berbasis Sastra: Solusi Pendidikan Moral yang Efektif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Nurgiyantoro, Burhan. (2010). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.

Prastowo, Andi. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Jogjakarta: Diva Press.

Priyatni, Endah Tri. (2010). Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: Bumi Aksara.

Rozak, Abdul. (2016). Perolehan Perilaku Bermartabat Melalui Kegiatan Bersastra. (Makalah Seminar, 19 November 2016). Diperoleh dari https://www.researchgate.net/publication/331953786_Pengembangan_Bahan_Ajar_Cerita_Rakyat_Kuningan_Terintegrasi_Nilai_Karakter_dalam_Pembelajaran_Apresiasi_Sastra_di_SMP

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R and D. Bandung: Alfabeta.

Suwandi, Sarwiji. (2015). Peran Bahasa Indonesia dalam Pengembangan Budaya Literasi 175 untuk Mewujudkan Bangsa yang Unggul dalam Konteks Masyarakat Ekonomi Asean. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Trianto. (2007). Belajar dan Pembelajaran: Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivisme. Jakarta: Prestasi pustaka.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v27i2.926

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.