BUDAYA KEARIFAN LOKAL PADA CERITA RAKYAT ISLAMI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA (Local Wisdom Culture in Islamic Folklore as An Indonesian Language Teaching Material)

Muhlis Fajar Wicaksana, Titik Sudiatmi

Abstract


Abstract
This study aims to develop the prototype of Indonesian language teaching material for the aspect of speaking skills by adopting the local culture and determine the level of stakeholder acceptance of the developed teaching material. This study was conducted using a research and development approach. The research samples were gathered using a purposive sampling technique. The data were obtained through the following stages: a focus group discussion (FGD) on the prototype of teaching material, evaluation of the prototype by expert judgment, limited and large-scale tryouts; and the stakeholder acceptance of teaching material. Data analysis was performed using a t-test by comparing the outcomes of learning using the developed learning material and the outcomes of learning using the provided material (compulsory book). The results of this study have depicted that the outcomes of teaching material prototype development are evaluated in terms of content feasibility, presentation feasibility, and linguistic feasibility. Evaluation on the stakeholder acceptance has revealed that the developed teaching material in the form of a calendar appears to be more effective than the teaching material in the form of a compulsory book. A calendar increases students’ interest and comfort while also teaching them to be more self-directed in their learning.

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe bahan ajar bahasa Indonesia (aspek keterampilan berbicara) dengan mengadopsi budaya lokal dan untuk mengetahui keberterimaan stakeholders atas bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian melalui pendekatan penelitian dan pengembangan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui beberapa tahapan, yaitu focus group discussion (FGD) protipe bahan ajar, evaluasi prototipe oleh expertjudgement, uji coba terbatas dan uji coba lebih luas, keberterimaan stakeholders bahan ajar. Teknik analisis data melalui uji t-test dengan membandingkan hasil pembelajaran melalui produk hasil pengembangan dengan produk yang sudah digunakan (buku paket). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hasil pengembangan prototipe bahan ajar berupa aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan kebahasaan. Keberterimaan stakeholders menunjukkan bahan ajar berbentuk kalender lebih efektif (produk hasil pengembangan) dibandingkan dengan bahan ajar yang berbentuk buku paket. Bahan ajar kalender membawa siswa lebih tertarik, lebih nyaman, dan melatih siswa untuk mandiri.

 


Keywords


cerita rakyat; budaya lokal;keterampilan berbicara; culture; folklore; teaching material

References


Amir, Andriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: CV Andi offset.

Anggreni, Ni Putu Yunik, I Made Agung Rai Antara. 2019. Pembelajaran Keterampilan Berbicara Talks As Interacion Dalam Bahasa Inggris Profesi melalui Guided Conversation di STIPAR Triatma Jaya Bali. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Akademi Komunitas Manajemen Perhotelan Indonesia (Anggreni & Antara, halaman 45-73) Vol 3, No 1 Edisi Juni 2019.

Basuki, Ngujer, Wulandari. Rakhmawati, Ani, Hastuti, Sri. 2015. Analisis Isi Buku Ajar Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jurnal BASASTRA.Vol. 3. 2. Hal. 1-20.

Borg, Walter R, dan Meredith D. Gall. 2003. Educational Research An Introduction (7th ed,). New York: Longman, Inc.

Cahyani, Novianti Ayu, Dadan Djuanda, dan Ali Sudin. 2017. Penerapan Metode VAKS (Visual, Auditory, Kinestethic, Sugestopedia) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Materi Memerankan Tokoh Drama. Jurnal Pena Ilmiah Vol. 2, No. 1 tahun 2017.

Fitriani, Fatma. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Terintegrasi Nilai-nilai Spiritual untuk Kelas XI SMA Kelas I Berdasarkan Kurikulum 2013. Laporan Penelitian Tesis Pascasarjana UNIMED.

Gegana, Jayapada, Faisol, & Binti Mariatul Kiptiyah. 2017. Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat sebagai Media Pendidikan Karakter untuk Membentuk Literasi Moral Siswa. Bibliotika: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Tahun 2017.

Gusal, la Ode. 2015. Nilai-Nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu. Jurnal Humanika No. 15, Vol. 3, Desember 2015 / ISSN 1979-8296.

Gusnetti,Syofiani, danRomi Isnanda. 2015. Struktur dan Nilai-nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat.Jurnal Gramatika Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia V1.i2 (183-192).

Hilmi, Muhammad Zoher. 2015. Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Perilaku Sosial Anak-anak Remaja di Desa Sepit Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Journal of Educational Social Studies 4 (1) (2015).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Buku Siswa: Wahana Pengetahuan Kelas VIII SMP. Jakarta: Kemendikbud.

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Majid, abdul. 2012. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung; PT. Remaja Rosdakarya.

Nisa, Hany Uswatun. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Kontekstual untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Jurnal Cakrawala Pendas Media Publikasi pada Bidang Pendidikan Dasar. Volume 5 Nomor 2 Edisi Juli 2019.

Njatrijani, Rinitami. 2018. Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, Edisi Jurnal (ISSN: 0852-011) Volume 5, Edisi 1, September 2018.

Purnomo, Mulyadi Eko. (2006). Pengembangan Buku Teks Bahasa Indonesia SMP Berdasarkan Pendekatan Kontekstual. Forum Kependidikan, 26 (1), 35-55.

Rustinah, Siti. 2014. Prosiding, Pengembangan Bahan Ajar Pokok Bahasan Kelarutan dan Hasil Kali yang Diolah dengan Empat Tahap Pengolahan Bahan Ajar (ETPBA). Universitas pendidikan indonesia.

Singsomboon, T. 2014. Tourism Promotion and The use of Local Wisdom Through Creative Tourism Process. International Journal of Business Tourism and Applied, 2(2) : 32-37.

Sitepu, B.P. (2012). Penulisan Buku Teks Pelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D). Bandung: CV Alfabeta.

Wicaksana, Muhlis Fajar, Sarwiji Suwandi, Retno Winarni, dan Ngadiso. 2019. The Problems in Applying Authentic Assessment for Speaking Skills in Junior High School. Indonesian Language Education and Literature.e-ISSN: 2502-2261 http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/jeill/.Vol. 4, No. 2, Juli 2019, 226-239.

Wulantina, Endah. 2018. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UIN Raden Intan Lampung. Pengembangan Bahan Ajar Matematika yang Terintegrasi Nilai-nilai Keislaman pada Materi Garis dan Sudut. Vol 1, No 2 (2018). Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21 Tema: 4 Nomor: 48 Bulan Mei Tahun 2017 Halaman: 515 – 520.

Yaumi, Muhammad. 2013. Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran. Jakarta: Kencana Media Grup.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v27i1.865

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.