VALIDASI KEWACANAAN ADUAN KASUS UJARAN KEBENCIAN DI WILAYAH HUKUM POLRI RESOR TEBO, JAMBI TAHUN 2019 (Discourse Validation of Cases Complaint of Hate Speech in the Jurisdiction of Police Precinct of Tebo Regency in Jambi Province 2019)

Natal P. Sitanggang

Abstract


This paper aims to describe one of the validation processes of a criminal offense of hate speech in the police resort jurisdiction in Jambi province in 2019. The data was obtained from the text of the report presented in the police investigation report. The main problem in this paper is the validity of the complainant’s complaint from the linguistic perspective. At the initial processing method, the text was reconstructed into conversation texts to see the conversation flow, proportions, and propositions in each utterance units. Next, the utterance units were analyzed on pragmatics discourse studies. It involves speech act theory, performative illocution, and interpersonal rhetoric (a means-end schema). The result shows that the criminal complaint of a complainant is valid as an insulting form. In addition, there is also a threatening form as other criminal elements. However, it is not considered a complainant’s criminal complaint, and it is recommended not to be involved in the legal process.

 

Abstrak
Penelitian ini bersifat kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan salah satu proses validitas delik aduan pidana ujaran kebencian di wilayah hukum salah satu resor kepolisian di Provinsi Jambi tahun 2019. Data bersumber dari teks laporan yang diterakan dalam naskah berita acara pemeriksaan (BAP). Masalah utama dalam makalah ini adalah perihal validitas aduan pelapor dari sudut pandang kebahasaan. Metode pengolahannya pada tahap awal, teks tersebut direkonstruksikan menjadi teks percakapan untuk melihat alur percakapan, proporsi, dan proposisi setiap satuan ujaran. Selanjutnya, rangkaian unit-unit ujaran itu dianalisis berdasarkan kajian wacana pragmatik yang melibatkan teori tindak tutur, ilokusi performatif, dan retorik interpersonal (skema means-end). Hasilnya menunjukkan bahwa delik aduan pelapor valid sebagai bentuk penghinaan. Selain itu, terdapat juga unsur pidana lain yaitu pengancaman. Namun, pengancaman ini bukan sebagai delik aduan pelapor dan disarankan untuk diabaikan dalam proses hukum.


Keywords


validation; discourse; pragmatics; insults; performative; validasi; wacana; pragmatik; penghinaan; performatif

Full Text:

PDF

References


Clark, Herbet H. (1996). Using Language. New York: Cambridge University Press.

Cole, P (ed.) dkk. (1975). Syntax and Semantics 3: Speech Acts. New York: Academic Press.

Coulthard, Malcom dkk. (2017). An Introduction to Forensics Linguistics: Language in Evidence (Second Edition). Londong and New York: Routledge.

Fraser, B. (1975). Hedged Performatives. Dalam Cole & Morgan, 1975: 187—193.

Gibbon, John (2003). Forensic Linguistiks: An Introduction to Language in The Justice System. Oxford: Blackwell Publisher.

Grice, H.P. (1975). Logic and Conversation. Dalam Cole & Morgan, 1975: 41—58.

Jay, Timothy B. (2002). The Psychology of Language. New Jersey: Prentice Hall.

Leech, Geoffrey N. (1983). Principles of Pragmatics. New York: Longman Inc.

Levinson, Stephen C. (1983). Pragmatics. Cambridge: Cambridge University Press.

Puspitorini, Dwi (2008). Kajian Wacana dalam Konteks Multikultural dan Multidisiplin. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Renkema, Jan.(2004). Introduction to Discourse Studies. Amsterdam: John Benjamins Publishing Companny.

Searle, J.R. (1975). Indirect Speech Acts. Dalam Cole & Morgan, 1975: 59—82.

Sitanggang, Natal P. (2008). “Wacana Kebudayaan Melayu Jambi”. dalam Puspitorini, Dwi. (2008). Kajian Wacana dalam Konteks Multikultural dan Multidisiplin. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Sitanggang, Natal P. (2009). Refleksivitas Implikatur Percakapan dalam Tayang Bincang Politik di Televisi Indonesia pada Masa Sepuluh Bulan Menjelang Kampanye Resmi Pemilu 2009 (Tesis). Depok: Universitas Indonesia.

Sitanggang, Natal P. (2013).” Menimbang Putusan Hukum Berdasarkan Konteks Pragmatik: Sebuah Analisis Wacana Perkara Pidana Narkotika” dalam Metalingua. Volume 11, Nomor 1, Juni 2013. Hlm. 73—84.

Sitanggang, Natal P. (2016). “Mempertimbangkan Teori Tindak Tutur untuk Mengakomodasi Penyelesaian Perkara Perdata Akta Hibah Tanah” dalam Prosiding Seminar Tahunan Linguistik (SETALI) Internasional Universitas Pendidikan Indonesia. Hlm. 437—441.

Sitanggang, Natal P. (2019).“Performasi Tuturan Kebencian dalam Kasus Pertikaian dengan Delik Aduan Pencemaran Nama Baik” Prosiding Seminar Tahunan Linguistik (SETALI) Internasional Universitas Pendidikan Indonesia. Hlm. 719—724.

Sudaryanto (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik (Seri ILDEP). Yogyakarta: Duta Wacana Press.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v26i2.723

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.