PERWUJUDAN TINDAK KESANTUNAN BERKOMENTAR PADA WACANA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (The embodiment of Politeness Acts Commenting on Instagram Social Media Discourse)

Hari Kusmanto

Abstract


Abstract

This research aims to describe the embodiment of politeness commenting followers of Jokowi’s Instagram account. The research data is the followers’ comments on Jokowi’s Instagram account that has politeness value. The data source is the follower comments on Jokowi’s Instagram account. The collecting data on this research uses the documentation and scrutinizing followed method by a competent free engagements (SBLC). Data analysis uses the intralingual and referential methods. The result of the research shows that the embodiment of politeness commenting that can be chosen to build a generation of character on media is to pay attention to the wishes of the speech partner, show confidence, use identity markers, give questions that are not trapping, involve the speech partners in speech activities, and intensify attention to the speech partners in speech. Citizens in commenting should use polite language and avoid using abusive language that triggers hostility.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan kesantunan berkomentar followers akun Instagram Jokowi. Data penelitian ini berupa komentar-komentar followers dalam akun instagram Jokowi yang memiliki nilai kesantunan. Sumber datanya adalah komentar followers dalam akun instagram Jokowi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan metode simak dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode intralingual dan referensial. Hasil penelitian menunjukkan wujud kesantunan berkomentar yang dapat dipilih untuk membangun generasi berkarakter dalam bermedia adalah memperhatikan keinginan mitra tutur, menunjukkan rasa percaya diri, menggunakan penanda identitas, memberikan pertanyaan yang tidak menjebak, melibatkan mitra tutur dalam aktivitas tuturan, dan mengintensifkan perhatian kepada mitra tutur dalam tuturan. Warganet dalam berkomentar hendaknya menggunakan bahasa-bahasa yang santun dan menghindari penggunaan bahasa kasar yang memicu permusuhan.


Keywords


kesantunan berkomentar; media sosial; instagaram;politeness commenting; social media; instagram

Full Text:

PDF

References


Akbar, M. H. (2017) Kesantunan dan Ketidaksantuan Berbahasa Masyarakat Sunda dalam Dialog Percakapan pada Acara Kunjungan Keluarga di Beberapa Tempat di Jawa Barat. Jurnal Al-Tsaqafa, 14 (01), 95–120.

Cahyaningrum, F. A. B. S. (2018) Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berdiskusi. Madah, 9 (1), 45–54.

Creswell, J. W. (2014), Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. America: United States of America.

Doko, Y. D., & Warmadewa, U. (2017) Kesantunan berbahasa dalam kumpulan cerita rakyat nusa tenggara timur. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 3 (1), 159–169.

Fauziati, E. (2016), Applied Linguistics Principle of Foreign Language Teaching, Learning, and Researching. Surakarta:Era Pustaka Utama.

Febriadina, Z. F., Sumarwati, & Sumarlam. (2018). Male and Female Student’ Politeness in Sragen, Central Java. Humanus, 17 (1), 73–83. https://doi.org/10.24036/humanus.v17i1.8429

Hamidah. (2017) Kesantunan Berbahasa sebagai Upaya Meraih Komunikasi yang Efektif. Arkhais, 08 (1), 1–9. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.21009/ARKHAIS.081.04

Inderasari, E., Achsani, F., & Lestari, B. (2018) Bahasa Sarkasme Netizen dalam Komentar Akun Instagram “Lambe Turah.” Semantik, 7 (1), 90–98. https://doi.org/10.22460/semantik.vXiX.XXX

Kuntarto, eko. (2016) Kesantunan Berbahasa Di tinjau dari Prespektif Kecerdasan Majemuk. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 16 (2), 58–73.

Kurniadi, F., Hilaliyah, H., & Hapsari, S. N. (2018) Membangun Karakter Peserta Didik Melalui Kesantunan Berbahasa. AKSIOLIGIYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2 (1), 1–7. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.30651/aks.v2i1

Kusmanto, H. (2019) Tindak Tutur IlokusionerEkspresif Plesetan Nama Kota di Jawa

Tengah : Kajian Pragmatik. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(September), 127–132.

Kusmanto, H., & Purbawati, C. (2019) Impoliteness Commenting on Sosial Media Instagram: Studi Politico Pragmatic. Jurnal Kata: Penelitian Tentang Ilmu Bahasa Dan Sastra, 3(2), 217–227.

Kusno, A., & Rahman, A. (2016) Bentuk-Bentuk Pelanggaran Prinsip Kesopanan dalam Ceramah Keagamaan. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 11(2),

–115. https://doi.org/10.18860/ling.v11i2.3502

Mahsun, M. S. (2014), Metode Penelitian Bahasa Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi Metode dan Tekniknya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nugraha, A. P. (2017) Analisis Ketidaksantunan dalam Perang Kicauan Antarkubu Calon Presiden Amerika Serikat Pada Pilpres 2016. Etnolingual, 1(1), 169–188.

Praptiningsih, N. A., & Handayani, A. K. (2017) Implikasi Nettiquette sebagai Adab Bermedia Sosial dalam Dakwah Religi. Journal Uhamka, 8(2), 144–162. Rahmi, A. (2017) Community Development dengan Bermedia Secara Santun. Islamic Cominiication Journal, 2(1), 58–79.

Sandra, M., & Dewi, R. (2019) Islam dan Etika Bermedia (Kajian Etika Komunikasi Netizen di Media Sosial Instagram Dalam Perspektif Islam). Research Fair Unisri, 3(1), 139–142.

Setiawaty, R., Murdiyanto, D., Putra, L., & Amin, M. K. (2018) Pengidentifikasian dan Pengkreasian Ungkapan Vulgar pada Komentar Akun Facebook Presiden Joko Widodo Sebagai Inovasi Bahan Ajar. In Prosiding Seminar Nasional Geotik II (pp. 28–38).

Sudaryanto. (2015), Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Syaifudin, Z. K. (2017) Implikatur dan Kesantunan Positif Tuturan Jokowi dalam Talkshow Mata Najwa dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMK. Jurnal Penelitian Humaniora, 14(1), 55–70. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.23917/humaniora.v14i1.886

Tojo, H., & Takagi, A. (2017) Trends in Qualitative Research in Three Major Language Teaching and Learning Journals, 2006–2015. International Journal of English Language Teaching, 4(1), 37. https://doi.org/10.5430/ijelt.v4n1p37

Ulum, D. E. L., & Kusmanto, H. (2018) Disfemia pada Komentar Akun Instagram Mimi.Peri. In Seminar Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya V (pp. 232–237).

Zamzani. (2010) Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Behasa Indonesia dalam Interaksi Sosial Bersemuka dan Non Bersemuka. LITERA, 5(1976), 265–288. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.

/ltr.v10i1.1171

Zurqoni, Z., Retnawati, H., Apino, E., & Anazifa, R. D. (2019). Impact of Character Education Implementation: a Goal-Free Evaluation. Problems of Education in the 21st Century, 76(6), 881–899. https://doi.org/10.33225/pec/18.76.881




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v25i2.640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.