ANALISIS TOKOH DALAM NOVEL PARA PRIYAYI KARYA UMAR KAYAM

NFN Sabriah

Abstract


The novel Para Priyayi by Umar Kayam is a novel that shows the differences in social status. This difference
is caused by the level of status in the society, particularly the Javanese community. This novel is analyzed
only a small fraction, namely the dominant figure in this story. Another figure who has not been touched
upon, although its presence is to support the integrity of the story. Using structural descriptive method
supported by primary and secondary data collection technique. The purpose of this study is to describe
the role of the main and other characters in developing this story; and it is expected to increase the
appreciation of literature and to be used for comparison in subsequent literature research. In addition, it
is also expected to increase the interest in reading for literature lovers.

 

Abstrak
Novel Para Priyayi karya Umar Kayam merupakan novel yang memperlihatkan perbedaan status sosial.
Perbedaan ini disebabkan oleh adanya tingkatan status dalam masyarakat, khususnya masyarakat Jawa.
Novel ini dianalisis hanya sebagian kecil saja, yaitu bagian tokoh yang dominan dalam cerita ini. Tokoh
yang lain belum disinggung walaupun kehadirannya sangat menunjang keutuhan cerita. Di dalam tulisan
ini digunakan metode deskriptif struktural, dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dan
sekunder. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran tokoh utama dan tokoh lainnya yang membangun
cerita serta diharapkan dapat meningkatkan daya apresiasi terhadap karya sastra dan dijadikan sebagai
bandingan dalam melakukan penelitian sastra berikutnya. Selain itu, diharapkan pula dapat meningkatkan
minat baca para pencinta karya sastra.


Keywords


behavioral differences; villagers; social status; Priyayi; perbedaan perilaku; orang desa; status sosial; kaum Priyayi

Full Text:

PDF

References


Damono, Sapardi Djoko. 1983. Kesusastran

Indonesia Modern: Beberapa Catatan.

Jakarta: PT Gramedia.

Esten, Mursal. 1984. Sastra Indonesia dan Tradisi

Subkultur. Bandung: Angkasa.

Hasyim, Nafron 1993. Sastra Daerah di NusaTenggara Barat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta.

Kayam, Umar. 1993. Para Priyayi. Jakarta: PT.

Pustaka Utama Grafitti.

Semi, M.Atar. 1993. . Metode Penelitian Sastra.

Bandung: Angkasa.

Sudjiman, Panuti.1991. Memahami Cerita

Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sumardjo, Yakob dan Saini K.M. 1991. Apresiasi

Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra.

Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka

Jaya.

Wellek, rene dan Warren, Austin 1990. Teori

Kesusastraan (Terjemahan). Jakarta: PT.

Gramedia.

Yunus, Umar. 1985. Resepsi Sastra Sebuah

Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Zaidan, Abdul Rozak dkk. 1991. Kamus Istilah

Kesusastraan. Jakarta: Pusat Pembinaan

dan Pengenbangan Bahasa.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v19i1.420

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.