FUNGSI DAN KESANTUNAN KALIMAT INTEROGATIF DALAM TUTURAN BAHASA MAKASSAR

NFN Rahmatiah

Abstract


This writing analyzes about function and politeness of interrogative sentence in Macassarese speech. Interrogative sentence of Macassarese speech known as the term kutaknanglakkutaknangg, is sentence intended to asking. Method used in this writing is descriptive. Function of interrogative sentence in Macassarese speech found is, interrogative sentence to ask admittance, inquiry, reason, opinion, and studiousness. The politeness of interrogative sentence is impoliteness and the most politeness.

 

Abstrak Tulisan ini mengkaji tentang fungsi dan kesantunan kalimat interogatif dalam tuturan bahasa Makassar. Kalimat interogatif dalam tuturan bahasa Makassar dikenal dengan istilah kutaknanglakkutaknang, merupakan kalimat yang bermaksud menanyakan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif. Fungsi kalimat interogatif dalam tuturan bahasa Makassar ada beberapa antara lain, kalimat interogatif dengan menanyakan meminta pengakuan, meminta keterangan, meminta alasan, meminta pendapat, meminta kesungguhan. Kesantunan kalimat interogatif yaitu dari yang tidak santun sampai dengan paling santun.


Keywords


interrogative sentence; Macassarese language; kalimat interogatif; bahasa Makassar

Full Text:

PDF

References


Agus, Nuraidar. 2008. Strategi Kesantunan Bahasa Bugis dalam Tindak Tutur Memerintah. Makassar: Bunga Rampai, Balai Bahasa Ujung Pandang, Departemen Pendidikan Nasional

Alwi, Hasan. 2001. Bahan Penyuluhan Bahasa Indonesia: Kalimat. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta

------------. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta

Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Murmahyati. 2008. Bentuk dan Jenis Polisemi dalam Bahasa Mandar. Makassar: Sawerigading, Balai Bahasa Ujung Pandang, Departemen Pendidikan Nasional.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Impereatif Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Erlangga.

Rahmatiah. 2009. Interogatif dalam Novel "Hatiku Bukan Pualam", Karya Saut Poltak Tambunan. Sawerigading. Ujung Pandang: Balai Bahasa Ujung Pandang.

Ramlan, M. 1987. Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Syamsurijal. 2007. Tingkat Pertuturan dalam Bahasa Bugis Dialek "Ennak" (Suatu Tinjauan Sosiolinguistik). Bunga Rampai. Ujung Pandang. Balai Bahasa Ujung Pandang.

Pradotokusumo, Partini. Sardjono. 2005. Pengkajian Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Tasai, Amran dan Arifin, Zaenal. 2006. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo

Tim Redaksi. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pargmatik. Yogyakarta: Andi Offset.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v17i3.416

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.