PERANAN AGAMA DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA

Asep Supriadi

Abstract


The literature of religion (Islam) had a religion value describing on Islamic rule. The literature of religion is
an interesting object of research as there is a significant correlation between literature work and religion. The
religion is the rule of God guiding and directs human being to the happiness in the world and beyond. It is
capable to determine offamily in sakinah, mawaddah, and rahmah. In order to discuss on the rule of religion
to determine of sakinah family, used a descriptive-qualitative method based on verbal data of words, sentence,
and discourse as depicted on the roman of Ayat-ayat Cinta. Establishing the family in sakinah, mawaddah, and
rahmah can be realized when the religion being a principle of development. Mawaddah is love in honestly,
rahmah is passionate, and sakinah is peacefull. It is accomplished by Fahri and Aisha to determine of family
in sakinah according to the true love, passionate, initiative, defensiveness, patient, sincere to the mercy of God.

 

Abstrak
Sastra keagamaan (Islam) adalah sastra yang mengandung nilai-nilai ajaran agama, di dalamnya menggambarkan
nilai-nilai ajaran agama Islam. Sastra keagamaan menarik untuk dijadikan objek penelitian karena terdapat
kaitan antara karya sastra dan agama. Agama adalah aturan-aturan Tuhan yang membimbing dan mengarahkan
manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan ajaran agama dapat membentuk keluarga sakinah,
mawaddah dan rahmah. Untuk membahas peranan agama dalam membentuk keluarga sakinah dalam tulisan
ini digunakan metode deskriptif-kualitatif dengan bersumber dari data verbal berupa kata-kata, kalimat, dan
wacana yang terdapat dalam novel Ayat-Ayat Cinta. Dalam berumah tanggga akan terwujud rumah tangga yang
mawadah, rahmah, dan sakinah jika agama dijadikan pedoman dalam membangun rumah tangga. Mawadah
adalah perasaan cinta yang tulus, rahmah adalah kasih sayang, sedangkan sakinah adalah ketentraman atau
kebahagiaan. Hal ini diwujudkan Fahri dan Aisha dalam membentuk keluarga sakinah yang didasari dengan
rasa cinta yang tulus, saling kasih sayang, berikhtiar, bertawakal, sabar, dan ikhlas. Serta mendapat rida Tuhan


Full Text:

PDF

References


Alhasyimi, Sayyid Ahmad. 1993. Syaarah

Mukhtaarul Alhadiits (Hadis-hadis Pilihan

Berikut Penjelasannya). Diterjemahkan

dan disyarahi oleh KH Moch. Anwar dkk.

Bandung: CV Sinar Baru.

Bakar, Shafei Abu. 1996. Takmilah: Teori,

Falsafah dan Prinsip. Dewan Sastera.

Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Departemen Agama R.I. 1996. Alquranul Karim

dan Terjemahannya. Semarang: CV Toha

Putra.

El-shirazy, Habiburrahman. 2005. Ayat-Ayat

Cinta (cetakan ke-9, Oktober 2005),

Jakarta: Republika.

Mudana. 1992. Poligami Dilihat dari Persepektif

Sosiologis Hukum. Denpasar: University

Udayana.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2003. Beberapa Teori

Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santoso, Puji dkk. 2004. Sastra Keagaman

dalam perkembangan Sastra Indonesia:

Puisi 1946-1965. Jakarta: Pusat Bahasa,

Departemen Pendidikan Nasional.

Shihab, M. Quraish. 2010. Perempuan.

Tangerang: Lentera Hati.

Sikana, Mana. 2005. Teori dan Kritikan Sastra

Malaysia dan Singapura. Singapura:

Pustaka Karya.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra Pengantar

Teori Sastra. Jakarta: PT Pustaka Jaya.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v19i1.409

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.