BENTUK PRONOMINA PERSONA BAHASA BUGIS

Nursiah Tupa

Abstract


Clitics is a construction consisting of single morpheme which is generally minor shaped, morphologically independent but phonologically able to be placed after or before other morphemes. The subject in this writing is only personal pronoun clitics which would be divided in proclitics and enclitics, especially the use of enclitics productivity. Descriptive analysis method is used supported by library, observation, interviewing, and elicitation technique. Description of Buginese personal pronoun clitics and its synthetic process with other units in sentences is expected.

 

Abstrak Klitika adalah konstruksi yang terdiri atas morfem-morfem tunggal yang pada umumnya berwujud kecil, dan secara morfologis berdiri sendiri, namun secara fonologis bisa mendahului atau mengikuti morfem-morfem yang lain dengan erat. Pokok masalah dalam makalah ini hanyalah klitik pronominal yaitu klitika dengan jenis kata ganti orang. Bentuk klitika ini terbagi atas dua bagian, yaitu proklitik dan enklitik, khusus enklitik sangat produktif di dalam pemakaiannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data yaitu kepustakaan, observasi dan wawancara langsung serta teknik elisitasi. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah deskripsi yang mendalam mengenai bentuk klitika pronominal persona bahasa Bugis dan perpaduannya dengan unit lain dalam kalimat.


Keywords


clitics; personal pronoun ; bentuk klitika; pronomina persona

Full Text:

PDF

References


Alisjahbana, S. Takdir 1978. Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Rakyat.

Kaseng, Sjahruddin, et al. 1982. Bahasa Bugis Soppeng: Valensi Morfologi Dasar Kata Kerja. Djambatan.

Kaswanti Purwo, Bambang. 1984. Deiksis da.lam Baha.sa

Indonesia. Jakarta: Lembaga Bahasa Atmajaya. Kridalaksana, Harimurti. 1983. Ka.mus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia .

___________.1990. Beberapa Prinsip Perpaduan Leksem dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Keraf, Gorys. 1978. Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Moeliono, Anton M dan Soejono Dardjowidjojo. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Bahasa.

Said D.M., Ide. 1977. Kamus Bahasa Bugis-Indonesia. Jakarta. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

_____________. et al. 1970. Morfologi dan Sintaksis Bahasa Bugis. Jakarta. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Samsuri. 1978. Analisa Bahasa. Jakarta: Sastra Budaya.

Sikki, Muhammad. Et a,l. 1986. Tata Bahasa Bugis. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Verhaar, J.W.M. 1977. Pengantar Linguistik I. Yogyakarta, Gajah Mada Universitas Press.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v18i2.362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.