REPRESENTASI BENTUK PAGAR (HEDGES) DALAM TUTURAN BAHASA BUGIS

Nuraidar Agus

Abstract


This is a descriptive writing regarding the use of hedges in Buginese language. The analysis is based on descriptive qualitative method through data collection among Buginese speakers triangulationally; observation, interview, and recording. Some phenomenons of speech among Buginese community are found that in fact they always consider the suitable and proper manner of speech as the most important one caused by the principle that it would be reflection of their character and behavior in daily life. Therefore, the Buginese speakers prefer to use politeness marker, including hedges, in their speech. The use of hedges is found in some kind of speech-act, conformed to the modus and characteristic of speech in order to make the speech is still acceptable without threatening or lowering the hearer

 

Abstrak Tulisan ini merupakan sebuah deskripsi tentang penggunaan pagar atau hedges dalam tuturan bahasa Bugis. Untuk itu analisis yang digunakan berdasarkan metode deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data pada penutur Bugis secara triangula.si; pengamatan, wawancara, dan pencatatan. Beberapa fenomena bertutur pada masyarakat Bugis ditemukan bahwa sesungguhnya mereka senantiasa mengutamakan cara bertutur secara patut dan santun dengan alasan, hal tersebut merupakan pengungkapan diri yang merefleksikan karakter, sifat, dan perilaku mereka sehari-hari. Oleh karena itu, dalam bertutur penutur bahasa Bugis lebih sering menggunakan pemarkah kesantunan, termasuk hedges, dalam segenap tuturannya. Penggunaan pagar atau hedges ditemukan pada beberapa jenis tindak tutur, yang disesuaikan dengan sifat dan modus pertuturan. Pilihan tersebut dimaksudkan untuk menyantunkan tuturan agar tetap berterima tanpa harus mengecilkan atau mengancam muka positif mitratutur.


Keywords


hedges; speeches; Buginese language; pagar (hedges;, tuturan; bahasa Bugis

Full Text:

PDF

References


Agus, Nuraidar. 2009. Pemarkah-Pemarkah Maddampeng Dalam Tindak Tutur Bahasa Bugis: Suatu Kajian Sosiopragmatik. Prosiding 2009. ISBN 978-979685-763-0. Halaman 459-469

__________. 2010 . Penerapan Prinsip Kepatutan dan Kesantunan Dalam Tuturan Remaja: Sebuah Kajian Sosiopragmatik.Prosiding Seminar Internasional Bahasa —Bahasa Daerah di Padang, SumateraUtara, 18 Maret 2010. Padang: Pascasarjana Universitas Andalas Press. ISBN: 978-602-97277-0-8 halaman 299-307

Brown, Penelope,. Stephen Levinson. 1987. Universals in Language Usage: Politeness Phenomena, Qustions and Politeness: Strategies in Sosial Interaction. Esther N. Boody (Ed) London: Cambridge University Press.

Gunarwan, Asim. 2007. Pragmatik, Teori dan Kajian Nusantara. Jakarta: Universitas Atma Jaya

Holmes, Janet. 1995. Women, Men, And Politeness. New York: Longman

Mey, Jacob L. 2001. Pragmatics: An Introduction. Oxford UK & Cambridge USA: Blackwell Publishers.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Dialihbahasakan oleh Indah Fajar Wahyudi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

DAFTAR




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v18i2.360

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.