PROSES AFIKSASI BAHASA MASSENREMPULU DIALEK MAIWA: ANALISIS MORFOFONEMIS

Syamsul Rijal

Abstract


This study aims to describe the morphology, in particular affixation and morfofonetics in Maiwa dialect of Massenrempulu language. Method used is descriptive method with noting and recording techniques. For completing data, analytical documentation has also been conducted through a variety of manuscripts reporting the results of the study of language and literature of Maiwa dialect. Principally, this study uses the theory of structural linguistics to view language as a free system. The result indicates that the affixation process in Maiwa dialect has regular and diversity order either in its nature of distribution or function in construction. The distribution is distinguished on (1) free morpheme, and (2) bound morpheme, while the functions cover (1) basic form, (2) origin morpheme, and (3) affixed morpheme.

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses morfologi, khususnya afiksasi dan morfofonemik bahasa Massenrempulu dialek Maiwa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pencatatan dan teknik perekaman. Untuk lebih melengkapi data, dilakukan pula analisis dokumentasi melalui berbagai naskah laporan hasil penelitian bahasa dan sastra Massenrempulu dialek Maiwa. Pada dasarnya, penelitian ini menggunakan teori linguistik struktural yang memandang atau menganggap bahasa sebagai suatu sistem yang bebas. Dari hasil penelitian ini ditunjukkan bahwa proses afiksasi dalam bahasa Massenrempulu dialek Maiwa memperlihatkan keteraturan dan keragaman, baik dari sifat distribusinya maupun fungsi dalam konstruksi. Dari sifat distribusinya dibedakan atas (1) morfem bebas, dan (2) morfem terikat; sedangkan dari fungsi dalam konstruksi dibedakan atas (1) bentuk dasar, (2) morfem asal, dan (3) morfem afiks.


Keywords


affixation; morfofenemik; morphology; Maiwa dialect; afiksasi; morfofenemik; morfologi; dialek Maiwa

Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan et al. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Hockett, Charles F. 1958. A Course in Modern Linguistic. New York: The Macmillan Co.

Pelenkahu et al. 1974. Peta Bahasa Sulawesi Selatan (Buku Petunjuk). Ujung Pandang: Lembaga Bahasa Nasional Cabang III.

Ramlan, M. 1985. Ilmu Bahasa Indonesia: Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Samsuri. 1978. Analisa Bahasa. Jakarta: Erlangga .

Sikki, Muhammad. 1998. Sistem Morfologi Bahasa Massenempulu Dialek Maiwa. Dalam Bunga Rampai Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra II (Halaman 1—95). Makassar: Balai Penelitian Bahasa, Depdikbud.

------------.1999. Sistem Morfologi Adjektiva Bahasa Massenrempulu Dialek Maiwa. Dalam Bunga Rampai, Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra III (Hlm. 1--69). Makassar: Balai Bahasa, Depikbud.

Sudaryanto. 1988a. Metode Lingistik Bagian Pertama: Ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

----------.1988b. Metode Linguistik Bagian Kedua: Metode dan Aneka Teknik Pengumpulan Data. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tome, Sariati et al. 1988. Morfologi Dialek Bune Bonda. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Verhaar, J.W.M. 1986. Pengantar linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v18i1.351

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.