GAMBARAN KEMISKINAN DALAM PUISI K.H.A. MUSTOFA BISRI

Nurlina Arisnawati

Abstract


This writing discusses about poverty reflection in K.H.A. Mustofa Bisri poetry. Poetry analyzed is three samples taken from collected poem "Pahlawan dan Tikus (The Hero and The Rat). Method used in this writing is descriptive qualitative using sociology of literature. Based on sociology of literature, it shows that K.H.A. Mustofa Bisri describes about poverty using the /development which is only felt by the have, whilst the poor one becomes victim. Besides that, it is also described using jobs with below salary rate, Indonesian workers at the other country, the number of children, social status difference, the unfair justice for the have and the poor. Mustofa Bisri also described poverty as the object of play in the elite and rich community. Economic and knowledge limitation had by the poor makes his life as playtool to enrich the have

Abstrak
Tulisan ini membahas tentang gambaran kemiskinan dalam puisi K.H.A. Mustofa Bisri. Puisi yang dianalisis sebanyak tiga puisi yang diambil dari kumpulan puisinya "Pahlawan dan Tikus". Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan pendekatan sosiologi sastra diketahui bahwa K.H.A. Mustofa Bisri memberi gambaran tentang kemiskinan melalui pembangunan yang hanya dirasakan oleh orang kaya, sementara orang miskin menjadi korban. Selain itu juga digambarkan melalui profesi atau pekerjaan dengan upah rendah/penghasilan minim, banyaknya TKW/TKI, jumlah anak yang cukup banyak, perbedaan status sosial, ketidakadilan di bidang hukum antara si kaya dan si miskin. Mustofa Bisri juga menggambarkan kemiskinan sebagai objek permainan di kalangan elite atau orang-orang kaya. Dengan keterbatasan ekonomi dan pengetahuan yang dimiliki oleh rakyat miskin menjadikan kehidupannya selalu dibidik dan dipermainkan oleh para elite untuk menambah pundi-pundi mereka.


Keywords


poverty reflection; poetry ; gambaran kemiskinan; puisi

Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan, dkk. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Atmazaki. 1990. Ilmu Sastra, Teori dan Terapan. Padang: Angkasa Raya.

Bisri, A. Mustofa. 1995. Pahlawan dan Tikus, Kumpula.n Puisi. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Lubis, Rita Arnita. 2008. Gambaran Kemiskinan dalam Novel "Laskar Pelangi" Karya Andrea Hirata. Medan: Fakultas Sastra, Universitas Sumatera Utara (USU).www.repository.usu.ac.id/ bitstream/123456789/16393/3/ chapter0/020011.pdf.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2002. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sabriah. 2006. Kajian Semiotik Kumpula.n Puisi "99 untuk Tuha.nku" karya: Emha Ainun Najib. Makassar: Balai Bahasa.

Sumardjo, Jacob. 1986. Memahami kesusastraan. Bandung: Alumni.

Sutri. 2009. Dimensi Sosial daam Novel "Laskar Pelangi" Karya Andrea Hirata, Tinjauan Sosiologi Sastra. Surakarta: FKIP, Universitas Muhammadiyah Surakarta. www.docstoc.com.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1990. Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v17i1.326

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.