ANALISIS WACANA DALAM ELONG UGI TO PANRITA: ASPEK KOHESI DAN GRAMATIKAL

NFN Herianah

Abstract


Elong ugi is one of Buginese literary works that has been known in the middle of Buginese society since the former age till todays. Among them is elong to panrita that is religious guidtance as advice, Islamic law, the essence and substance. The research uses descriptive method since it tries to describe cohesion markers in elong ugi discourse, involving collecting data and analysis data technique. Based on the description, it is found that grammatical cohesion marker involving personal and demonstrative reference, substitution, ellipsis, and conjunctor. Then, lexical cohesion found is repetition, synonym, and a.ntonym.

Abstrak
Elong Ugi adalah suatu karya sastra orang Bugis yang sudah dikenal di tengah-tengah masyarakat Bugis sejak dari zaman dahulu Salah satu di antara sekian banyak elong Ugi adalah elong to panrita yakni elong berupa tuntunan keagamaan sebagai nasehat, syariat, hakikat dan makrifat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena berusaha mendeskripsikan jenis pemarkah dalam kohesi dalam wacana elong Ugi, yang disertai dengan teknik pengumpulan data dan analisis data. Dari pembahasan ditemukan piranti kohesi gramatikal yang meliputi pengacuan persona dan demonstratif, penyulihan, penghilangan, dan konjungtor. Adapun kohesi leksikal yang ditemukan adalah pengulangan, sinonim dan antonim.


Keywords


lexical cohesion; grammatical; elong Ugi ; kohesi leksikal; gramatikal

Full Text:

PDF

References


Baryadi I, Pratama. 1990. "Teori M.A.K Hliday dan Rugaiya Hasan dan Penerapannya untuk Analisis Wacana Bahasa Indonesia". Dalam Gatra Tahun IX Edisi Khusus. Yogyakarta:JBSI,FPBS, IKIP Sanata Darma.

Bogdan, R.C. & S. Taylor. 1975. Introduction Qualitative Research Methods. New York: Jhon Wiley& Sons.

Halliday, MAK.dan Ruqaiya Hasan. 1976. Cohesion in English. London: Longman.

Herianah. 2009. "Telaah Stilistika Dalam Elong Ugi Assimellereng". Dalam Bunga Rampai Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Nomor 20, Desember 2009. Makassar: Balai Bahasa Ujung Pandang.

Kridalaksana. Harimurti. 1983. Kamus Linguistik. Jakarta:Gramedia.

Moleong, Lexy J. 1997. Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosda Karya.

Ramlan, M. 1993. Paragraraf Alur Pikiran dan Kepaduannya dia.lam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset.

Salim, Muhammad dkk. 1989. Transliterasi dan Terjemahan Elong Ugi (Kajian Naskah Bugis). Ujung Pandang: Depdiknas.

Sumarlam (Ed.) 2003. Teori dan Praktik Analisis Wacana. Surakarta: Pustaka Cakra.

Sikki, Muhammad. 1994. Eksistensi Elong sebagai Cipta Sastra. Ujung Pandang: Depdikbud.

Tarigan, H.G. 1987. Pengajaran Wacana. Bandung: Angkasa.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya Girimurti Pasaka.

Usman, H. dan P. S. Akbar. 2000. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Widdowson, HG. 1978. Teaching Language as Communication. Oxford: Oxford University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v17i1.322

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.