KEARIFAN LOKAL DALAM PUISI TORAJA

NFN Murmahyati

Abstract


Toraja regional literature implied values those are practiced and performed by regional literature endorser. The effort to discuss local wisdom values in Toraja poetry aims at growing and spreading positive aptitude of society towards literature. Therefore, to analyze it, objective approach will be used (focusing on text as it should be). Besides that, descriptive method is used by applying sociology of literature. Toraja poetries consist of londe, badong, rettengg, paqtendeq, bating, pontobannang. Result of the research shows that Toraja poetry implies local wisdom values needed to be applied. The values are religious value, humanity value, leadership value, unity value, gathering value, and moral value

Abstrak Sastra daerah Toraja mengandung nilai-nilai yang dianut atau diemban oleh pendukung sastra daerah tersebut. Upaya pengangkatan nilai-nilai kearifan lokal dalam puisi Toraja itu bermaksud memupuk sikap positif masyarakat terhadap sastra. Tulisan ini memfokuskan diri pada tema dan kaitannya dengan yang lain. Oleh karena itu, untuk menganalisisnya, akan digunakan pendekatan objektif (berfokus pada teks sebagaimana adanya). Selain itu, digunakan metode deskriptif dengan ancangan sosiologi sastra. Puisi-puisi Toraja terbagi atas londe, badong, retteng,paqtendeq, bating,pontobannang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam puisi Toraja terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang perlu diaktualisaksikan. Nilai-nilai itu antara lain, adalah nilai religi, nilai kemanusiaan, nilai kepemimpinan, nilai persatuan, nilai kegotongroyongan, dan pendidikan moral


Keywords


local wisdom value; Toraja poetry ; nilai kearifan lokal; puisi Toraja

Full Text:

PDF

References


Ambo Enre, Fachruddin. 1994. "Sastra dalam Peningkatan Kualitas Generasi". Makalah.

Damono, Sapardi Djoko. 1978. Sosiologi Sastra. Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Koentjaraningrat. 1980. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Mangunwijaya, Y.B. 1982. Sastra dan Religius. Jakarta: Gramedia.

Sande, J.S. 1987. Londe Puisi Asli Toraja. Jakarta: Proyek Penerbitan Buku sastra Indonesia dan Daerah.

Sikki, Muhammad. 1991. Nilai-Nilai Budaya dalam Susastra Daerah Sulawesi Selatan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayayan.

Sugono, Dendy. et al. 2009. Buku Praktis Bahasa Indonesia 2. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1990. Teori Kesusastraan. Terjemahan Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v17i2.318

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.