CERPEN CINTA DI ATAS PERAHU CADIK: KAJIAN TEORI VAN DIJK

Abd. Rasyid

Abstract


Critical Discourse Analysis is applied theory to analyze literary work like short story. In theory of Van Dijk, object observed is superstructure, macro structure and microstructure. Based on data analysis, found description that superstructure supporting macrostructure is central theme which is found in initial, middle, and final story, whilst, microstructure observed is metaphor, personification and performance of the actor having cultural ideology. Cinta di Atas Perahu Cadik  is the description about to dishonesty that happen Seven though the character involved has  his/her own couple. Metaphor and personifacation usually found  is sweeping the beach, rolling  wave play love, rolling caused by thrown away the waves, shifting the edge of beach, loving passionately implying ideology about controversion meaning of dishonesty  in the other side it also has an ideology about the power of love. Thus, it is found the descriptin that Van Dijk can describe the message wished and the character of the author.

 

Abstrak  
Analisis wacana kritis (AWK) adalah salah satu piranti kajian wacana yang dapat digunakan untuk menganalisis. Karya sastra cerpen, dalam kajian teori  Van Dijk, yang diamati adalah superstruktur, struktur makro, dan struktur mikro. Berdasarkan analisis data, diperoleh gambaran bahwa superstruktur yang mendukung struktur makro adalah terciptanya tema sentral yang diperoleh dari awal, tengah, dan akhir cerita, sedangkan struktur mikro yang diamati adalah metafora, personifikasi, dan tampilan aktor yang masing-masing memiliki ideologi kultural. Cinta di Atas Perahu Cadik merupakan penggambaran akan keadaan masa kini tentang banyaknya perselingkuhan yang terjadi meskipun telah memiliki pasangan masing-masing. Penciptaan metafora dan personifikasi yang sering muncul adalah, menyapu pantai, lidah-lidah ombak bermain cinta, menggelinding dilemparkan ombak, menggeser bibir pantai, cinta membara mengandung ideologi tentang kontroversi makna perselingkuhan di masyarakat,  di sisi lain juga mengideologikan tentang kekuatan cinta yang dimilikinya. Dengan demikian diperoleh gambaran bahwa kajian Van Dijk dapat memerikan apa pesan yang dinginkan dan bagaimana  karakter pengarang karya sastra tersebut.

 


Keywords


critical discourse analysis; Van Dijk; ideology; metaphor; Analisis Wacana Kritis; Van Dijk; ideologi; metafora

Full Text:

PDF

References


Damono, Sapardi Djko. 1982. Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Eriyanto. 2000. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yagyakarta: LKIS.

Faruk. 2008. Pascastrukturalisme Teori, Imfolokasi Metodologi, dan Contoh Analisis. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Jufri. 2006. ”Struktur Wacana Lontara La Galigo”. Malang: Universitas Negeri Malang.

-----------. 2007. ”Analisis Wacana Kritis. Teori dan Praktik”. Disertasi. Tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Kompas. Cinta di Atas Perahu Cadik Karya Seno Gumirah. Jakarta: Diterbitkan Minggu 10 Juni 2007.

Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sobur, Alex. 2006. Analisis Teks Media. Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tang, Muhammad Rapi. 2006. Teori Sastra. Makassar: Universitas Negeri Makassar.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v16i1.306

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.