KLAUSA RELATIF BAHASA GORONTALO: SUATU ANALISIS TRANSFORMASI GENERATIF

Sulastriningsih Djumingin

Abstract


This study describes about relative clauses of Gorontalo language. The study methods are: descriptive; oral and writing data. Data collection techniques namely: tap technique, observe technique involves speak technique, note technique, elicitation technique and recording. Results show that: (1) relative phrase structure rule of GL (Gorontalo Language) is the same with relative clause of basic clause of GL; (2) there are four relative clauses of GL, namely restrictive relative clause; nonrestrictive relative clause, noun plus relative clause, and free relative clause; (3) strategy used to form relative clause of GL is postnoun,  emptiness strategy, and strategy pronouns arresting; (4) reaching hierachy relative clause of GL occupies subject position, direct object, indirect object, and oblique; (5) There are two type of relative markers of GL namely ‘u’ and ‘ta’; (6) behaviour of relative markers of GL is always preceeding its clause, operationally, and can  appeared many times; and (7) valid transformation  for relative clause of GL is moving and deletion for the position of direct subject and object.
 
Abstrak
Penelitian ini mendeskripsikan klausa relatif bahasa Gonrontalo. Metode penelitian adalah: deskriptif; data lisan dan tulisan. Teknik pengumpulan data yaitu: teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik catat, teknik elisitasi dan perekaman. Teknik analisis data transformasi generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kaidah struktur frase relatif BG adalah sama dengan klausa relatif klausa dasar BG; (2) ada empat tipe klausa relatif BG, yaitu klausa relatif restriktif; klausa relatif nonrestriktif, nomina plus klausa relatif, dan klausa relatif bebas; (3) strategi yang digunakan untuk membentuk klausa relatif BG adalah postnominal, strategi kekosongan, dan strategi penahanan pronominal; (4) hierarki keterjangkauan klausa relatif BG menduduki posisi subjek, objek langsung, objek tak langsung, dan oblik; (5) Ada dua tipe pemarkah relatif BG yakni ‘u’ dan ‘ta’; (6) perilaku pemarkah relatif BG adalah letaknya selalu mendahului klausanya, bersifat operasional, dan dapat muncul berulang-ulang; dan (7) transformasi yang berlaku untuk klausa relatif BG adalah pemindahan dan pelesapan untuk posisi subjek dan objek langsung.         
Kata kunci:

Keywords


clause; relative; transformation; generative; klausa; relatif; transformasi; generatif

Full Text:

PDF

References


Alitu, dkk. 1988. Morfologi dan Sintaksis Bahasa Gorontalo. Jakarta: Depdikbud.

Alwi, dkk. 1993. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia: Jakarta: Depdikbud.

Badudu, R. 1988. “Analisis Struktural Klausa

Bahasa Gorontalo” Tesis tidak diterbitkan. Fakultas Pascasarsaja Unhas. Ujung Pandang.

Bickford, J. A dan John Daly. 1991. A Course in Basic Grammatical Analysis. USA: Summer Institute of Linguistics.

--------. 1995. A Course in Basic Grammatical Analysis. USA: Summer Institude of Lingustics.

Bin Boon, Yusuf. 1992. “Klausa Relatif Bahasa Malaysia” Tesis. Ujung Pandang: Fakultas Pascasarjana. Unhas.

Chomsky, N. 1957. Syntactruc Sructures. Mouton: The Haque.

-------. 1965. Aspec of Theory of Syntax. Cambridge: Mit Press.

Comrie, B. 1983. Language Universal and Liguistics Typology. Oxford: Basic Blackwell.

Daly, J., dkk. 1981. A Course in Basic Grammatical Analysis. California: Summer Institute of Linguistics, Inc. Hungtinton Beach.

Djumingin, S. 1998. “Klausa Pemerengkapan Bahasa Gorontalo: Suatu Analisis Transformasi Generatif” Tesis. Ujung Pandang: Fakultas Pascasarjana Unhas.

Kasim, M.M. dkk., 1977/1978. Struktur Bahasa Gorontalo (Sintaksis). Manado. Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Sulawesi Selatan Utara.

.........1981. Geografi Dialek Bahasa Gorontalo. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Depdikbud.

Keenan, E. Dan B. Comrie. 1977. Noun Phrase Accesbility and Universal Grammar. Dalam H. Abbas dan B. Friberg (ed) Lontara, Ujung Pandang: Unhas.

Kridalaksana, H. 1985. Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Radford, A. 1980. Transformational Syntax: A Students Guide to Chomsky’s Extended Standard Theory. New York: Cambridge University Press.

..........1988. Transformasional Grammar: A Firs Course. New York: Cambridge University Press.

Tuloli, M. Dkk., 1983/1984. “Sastra Konstituen Bahasa Gorontalo: Suatu

Pendekatan Tipologi” Disertasi. Fakultas Pascasarjana. Ujung Pandang: Unhas.

Usman, Moses. 1995. “Urutan Konstituen Bahasa Gorontalo: Suatu Pendekatan Typologi” Disertasi. Ujung Pandang: Fakultas Pascasarjana Unhas.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v16i1.292

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.