FRASA DALAM BAHASA TAE’ (Phrase in Tae’ Language)

Asri Nur Hidayah

Abstract


This research aims to describe the phrase in Tae’ language. Data obtained from native speakers and oral literature of Tae’. Data gathered by using of recording and noting techniques, and also using an instrument.Data analyzed by using structural analysis through qualitative approach. The results show that there are seven classes of phrases in Tae’ language, namely 1) adjective phrase, 2) noun phrase, 3) verb phrase, 4) pronoun phrase, 5) numeral phrase, 6) preposition phrase, and 7) adverb phrase. Based on the elemental context on the constituents, the phrases are distinguished from endocentric and exocentric phrase. The characteristics of this phrase located to the adjective phrase, verb phrase, preposition phrase, and numeral phrase. The adjective phrase (A + Adv) beccu’ siapi → beccu’ siapi ‘small still’ means ‘still small’ thus its constituent to be Adv (still) + Adj (small). Verb phrase (V + Prep) latumangi + duka “will cry too” changed its constituent to be FV + Prep. Preposition phrase with its constituent (N) bulan ‘month’ + (Prep) lendupa ‘since then’; month since then; since last month (Prep) + (N). The same thing happens to the phrase which is structured Num + Prep, duangallopa + lendu → duangallopa lendu ‘two days ago since; since two days ago in accordance with the constituent of Indonesian language Prep + Num. Phrase occupies the function S, P, O, Pel, K. Its semantic role is the experiencer, conveying a situation, and stating of place.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan frasa dalam bahasa Tae’. Data diperoleh dari penutur asli dan sastra lisan Tae’. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik menyimak dan mencatat, serta menggunakan instrumen. Data dianalisis dengan menggunakan analisis struktural melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh kelas frasa dalam bahasa Tae’, yaitu 1) frasa adjektiva, 2) frasa nomina, 3) frasa verba 4) frasa pronomina, 5) frasa numeralia, 6) frasa preposisi, dan 7) frasa adverbia. Berdasarkan hubungan unsur dalam struktur, frasa dibedakan atas frasa endosentris dan frasa eksosentris. Karakteristik frasa terletak pada frasa adjektiva, frasa verba, frasa preposisi, dan frasa numeralia. Frasa adjektiva (A + Adv) beccuq + siapi →beccuq siapi ‘kecil masih’ bermakna ‘masih kecil’ sehingga strukturnya menjadi Adv (masih) + Adj (kecil). Frasa verba (V +Prep) latumangi + duka ‘mau menangis juga; berubah strukturnya menjadi FV +Prep. Frasa preposisi dengan struktur (N) bulan ‘bulan’ + (Prep) lendupa ‘sejak lalu’; bulan sejak lalu; sejak bulan lalu (Prep) + (N). Hal ini sama dengan frasa
yang berstruktur Num + Prep, duangallopa + lendu → duangallopa lendu ‘dua hari lalu sejak; sejak dua hari yang lalu’ sesuai dengan struktur bahasa Indonesia Prep + Num. Frasa menduduki fungsi S, P, O, Pel, K. Peran semantisnya adalah pengalam, menyatakan keadaan, dan keterangan tempat.


Keywords


pharase; class; endocentric; exocentric; frasa; kelas; endosentris; eksosentris

Full Text:

PDF

References


Azhar, Iqbal Nurul. (2012). Frasa Verbal dalam Bahasa Madura. Majalah Prosadi. Volume 6 hal. 1—13.

Ba’dulu, Muis dan Herman. (2010), Morfosintaksis. Rineka Cipta: Jakarta.

Chaer, Abdul. (2003), Linguistik Umum. Rineka Cipta: Jakarta.

------- Abdul. (2007), Kajian Bahasa Struktur Internal, Pemakaian dan Pemelajaran. Rineka Cipta: Jakarta.

Cook, SJ. & Walter A. (1971), Introduction to Tagmemic Analysis. Toronto: Holt, Rinehart and Winston.

Djajasudarma, T. Fatimah. (2006), Metoda Linguistik Ancangan Metoda Penelitian dan Kajian. Refika Aditama: Bandung.

Elson, B. & Pickett. (1967), An Introduction to Morphology and Syntax. California: Summer Institute of Linguistics.

Halim, Amran. (2003), Politik Bahasa Nasional. Jakarta: Balai Pustaka.

Garing, Jusmianti. (2015). Bentuk, Fungsi, dan Makna Eufemisme dalam Bahasa Tae’, Sawerigading Jurnal Bahasa dan Sastra. Volume 21 hal. 1-9.

-------Jusmianti. (2016). Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Tae’, Bunga Rampai Bahasa dan Sastra. Edisi Bahasa Balai Bahasa Sulawesi Selatan.

Kridalaksana, Harimurti. (2008), Kamus Linguistik. Gramedia: Jakarta.

Khairah, Miftahul dan Sakura Ridwan. (2014), Sintaksis Memahami Satuan Kalimat Perspektif Fungsi. Bumi Aksara. Jakarta.

Lagarutu, Mohammad Rahmat. (2013). Struktur Frasa Endosentris Bahasa Buol di Desa Mokupa Kecamatan Kramat. Majalah Bahasa dan Sastra. Volume 1 hal

Musrifa, Siti. (2013). Struktur Frasa Verba Bahasa Kaili Dialek Rai. Bahasa dan Sastra. Volume 2. Nomor 2. FKIP Universitas Tadulako: Kendari.

Putrayasa, Ida Bagus. (2010), Analisis Kalimat Fungsi, Kategori, dan Peran. Refika Utama: Bandung.

-------- Ida Bagus. (2017), Sintaksis Memahami Kalimat Tunggal. Refika Utama: Bandung.

Ramlan. (M. 1981), Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Malang: IKIP Malang.

Samsuri. (1985), Tata Kalimat Bahasa Indonesia. Jakarta: Sastra Hudaya.

Sihombing, Liberty dan Koentjono Djoko. (2005), Sintaksis. Pesona Bahasa. Langkah Awal Memahami Bahasa. Penyunting: Kushartanti dkk. Gramedia: Jakarta.

Satyawati, Sri Made. (2010), Valensi dan Relasi Gramatikal Bahasa Bima. Disertasi. Program S-3 Unud: Denpasar.

Sorey, Oldrie CH. (2016). Frasa Nomina Endosentris Bahasa Ponosokan. Kadera Bahasa. Volume 8. Hal. 29—41.

Triana, Nining. (2013). Struktur Frasa Endosentris Bahasa Kaili Dialek Unde. Bahasa dan Sastra. Volume 2. Hal. 1-13.

Usman, Alfian. (2015). Frasa Nomina Bahasa Gorontalo. Kajian Linguistik. Volume 3 Hal. 1—17.

Yamaguchi, Masao. (2010), Penelitian Bahasa Daerah di Sulawesi Selatan dan Sekitarnya. Hokuto Publishing Inc: Kyoto.




DOI: https://doi.org/10.26499/sawer.v23i2.254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.