PERLAWANAN EMPAT TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL GARIS PEREMPUAN KARYA SANIE B. KUNCORO TERHADAP KONSTRUKSI SEKSUALITAS DAN SUBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKI (The Opposition of Four Women in Novel Garis Perempuan by Sanie B. Kuncoro toward Sexuality Construction and Women Subjectivity in Patriarchy Culture)

Ery Agus Kurnianto

Abstract


The struggle of four women, Ranting, Gendhing, Tawangsri, and Zhang Mey is interesting to be analyzed, particularly by using feminist point of view which has duty to speak out the struggle of women and encourage the women to become themselves. The primary data of this research is “Garis Perempuan”, a novel by Sanie B.Kuncoro. Descriptive-qualitative method is used to analyze the data by using radical feminist approach. Based on the discussion result, it can be concluded that the four women have a hard and brave character to take all risks and to become themselves. At first, they were subordinated by men. However, they eventually became brave and strong to be dominant. In the end of the story, the life chosen by those four women in the novel points out that sexual construction and women subjectivity in dominating patriarchy culture can be broken by women superiority of their body and beauty.

 

Abstrak

Perjuangan empat tokoh perempuan, Ranting, Gendhing, Tawangsri, dan Zhang Mey, menjadi dirinya sendiri menarik untuk dikaji dengan menggunakan sudut pandang feminis yang memang memiliki tugas menyuarakan perjuangan kaum perempuan. Data primer penelitian ini adalah novel Garis Perempuan karya Sanie B. Kuncoro. Metode deskriptif-kualitatif digunakan untuk menganalisis data melalui pendekatan atau acuan teori feminis radikal. Beradasarkan hasil pembahasan, disimpulkan bahwa keempat tokoh perempuan yang dikaji memiliki karakter yang keras dan berani mengambil seluruh risiko untuk menjadi dirinya sendiri. Awalnya mereka menyandang karakter perempuan tersubordinasi oleh kaum laki-laki. Namun, di tengah perjalanan hidup mereka pada akhirnya memiliki keberanian dan kekuatan untuk mendominasi atas dirinya sendiri. Pilihan hidup yang dipilih oleh keempat tokoh perempuan dalam novel ini di akhir cerita menyiratkan konstruksi seksualitas dan subyektifitas perempuan dalam dominasi kultur patriarki dapat terpatahkan oleh superioritas perempuan atas kepemilikan tubuh dan kecantikannya.


Keywords


opposition; sexual and subjectivity construction; women; patriarchy culture; perlawanan; konstruksi seksual dan subjektivitas; perempuan; budaya patriarki

Full Text:

PDF

References


Arivia, Gadis. (2003) Filsafat Berperspektif Feminis. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

Arvianti, Indah. (2011) “Pengungkapan Ideologi Patriarki pada Teks Tatawicara Pernikahan dalam Budaya Jawa”. Jurnal Majalah Ilmiah Informatika Vol 2. Nomor 2.

Djajanegara, Soenarjati. (2000), Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Fakih, Mansour. (2013), Analisis Gender Dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Handayani, Christina S. & Ardhian Novianto. (2008), Kuasa Wanita Jawa. Yogyakarta: PT LkiS Pelangi Aksara Yogyakarta.

Jackson, R., & Sorensen, G. (2005), Pengantar Studi Hubungan Internasional. (D. Suryadipura, Trans.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jamhari. (2003), Citra Perempuan dalam Islam Pandangan ORMAS Keagamaan. Jakarta: Gramedia.

Jones, Pip. (2009), Pengantar Teori-Teori Sosial: Dari Teori Fungsionalisme Hingga Post-Modernisme,terj. Achmad Fedyani Saifuddin. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v23i2.170

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.