ALTERNATIF VERBA MENGALAHKAN DALAM BERITA OLAHRAGA DI MEDIA DARING INDONESIA (Alternatives toThe Verb Defeating in Indonesia Online Sport News)

R Hery Budhiono

Abstract


 

The tittle of the research is “Alternatives of the Verb Defeating in Indonesia Online Sport News”. The writer focuses discussion on (1) certain alternatives of the verb defeating and (2) tries to identify their shared semantic components. The purposes of the research then are to figures out the alternatives to the verb defeating and identifies its shared semantic features. The writer uses note-taking technique in collecting data. The data are then inventoried and verified to meet the purpose of the research. Based on the findings, the journalist follow certain convention on when to use such alternative verbs. The appearance of these alternatives verbs are of course to avoid the journalist’s stereotype in writing news and make readers more comfortable in reading ones.

 

 

Abstrak

Judul penelitian ini adalah “Alternatif Verba Mengalahkan dalam Berita Olahraga di Media Daring Indonesia”. Fokus masalah penelitian ini ada dua, yaitu (1) mencari alternatif verba mengalahkan dan (2) mengidentifikasi fitur makna yang sama. Tujuan penelitian ini ialah menginventarisasi alternatif verba mengalahkan dan mengidentifikasi fitur makna yang serupa di antara verba tersebut. Teknik yang digunakan dalam menyediakan data adalah teknik catat. Data sebagian besar berupa kalimat dan merupakan judul artikel berita. Data kemudian diinventarisasi dan diidentifikasi sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan temuan, wartawan tidak secara serampangan dalam menentukan alternatif verba mengalahkan. Mereka mengikuti konvensi tertentu. Kehadiran alternatif verba mengalahkan bertujuan untuk menghindari kebosanan wartawan dan pembaca dalam membaca berita.

 



Keywords


journalistics; verb; news; semantics; semantic field

Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan dkk. (2000). Tata Bahasa Baku

Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Creswell, John W. (2003). Research Design:

Qualitative, Quantitative, and Mixed

Methods Approaches. California: Sage

Publications.

Darheni, Nani. (2010). “Leksikon Aktivitas

Mata dalam Toponimi di Jawa Barat”.

Linguistik Indonesia.No. 1, Februari 2010.

Hal. 55—67.

Hendrarso, Emy Susanti. (2005). “Penelitian

Kualitatif: Sebuah Pengantar”. Dalam

Suyanto dan Sutinah (ed.). Jakarta:

Kencana

Kreidler, Charles W. (1998). Introducing English

Semantics. London: Routledge.

Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus

Linguistik. Jakarta: Gramedia.

Nuradji (ed.). (2003). Dari Katabelece sampai

Kakus: Kumpulan Kolom Bahasa

Kompas. Jakarta: Kompas.

Rahardi, R. Kunjana. (2011). Bahasa Jurnalistik.

Bogor: Ghalia Indonesia.

Soebroto, D. Edi. (2007). Pengantar Metode

Penelitian Linguistik Struktural. Surakarta:

UNS Press.

Soewandi, A.M. Slamet. (2003). “Bahasa Pers

dan Pengaruhnya”. Dalam Nuradji (ed.).

Jakarta: Kompas.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik

Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata

Dharma Univ. Press.

Sugono, Dendy. (2009). Mahir Berbahasa

Indonesia dengan Benar. Jakarta:

Gramedia.

------------------ dkk. (peny.). 2008. Kamus Besar

Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi IV.

Jakarta: Gramedia.

Suryatin, Eka. (2014). “Analisis Semantik

Verba Bermakna Menyakiti dalam Bahasa

Banjar”. Metalingua. Vol. 12, Nomor 1,

Juni 2014. Hal. 43—56.

Suyanto, Bagong dan Sutinah (ed.). (2005).

Metode Penelitian Sosial: Berbagai

Alternatif Pendekatan. Jakarta: Kencana.




DOI: http://dx.doi.org/10.26499/sawer.v23i1.158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 SAWERIGADING

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SAWERIGADING INDEXED BY:

 Google Scholar Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) WorldCat 

 

________________________________________________________________________________

@2016 Sawerigading, Balai Bahasa Prov. Sulawesi Selatan dan Prov. Sulawesi Barat. Powered by OJS  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.